Translate

Tuesday, January 19, 2016

KASIH SAYANG AYAH PADA ANAK GADISNYA

Pada suatu malam seorang ayah sedang menanti anak gadis kesayangannya dengan penuh rasa khawatir di ruang tamu. Seketika terlihat sebuah mobil masuk ke halaman rumah. Tak tau datangnya dari mana.

Ayah berkata pada anak gadisnya :
"Nak,duduk dulu sebentar,ayah mau bicara denganmu".
Anak gadis itu pun dudu di kursi dengan bermalas-malasan.

Ayah:
"Kamu dari mana nak kenapa sampai larut begini baru pulang"

Anak gadis menjawab dengan malas:
"Aku tau ayah pasti akan berceramah...,aku keluar dengan teman"

Ayah:
"Temanmu lelaki atau wanita nak? Jawab dengan jujur"

Anak gadis menjawab:
"Ah...ayah mau tau urusanku saja,...temanku lelaki. Kenapa rupanya?"

Ayahnya menghela napas panjang dengan penuh rasa kecewa

Ayah:
"Ayah tak akan izinkan kamu lagi keluar malam. Tak peduli dengan teman lelaki ataupun wanita.
Ini bukan pertama kalinya kamu keluar malam dan pulang hingga larut malam begini."

Anak gadis itu membentak ayahnya dengan keras:
"Aku keluar rumah bukan apa-apa...Aku cuma keluar untuk makan-makan,belanja di mall dan nonton film di bioskop. Apa itu gak boleh...."

Ayah itu berusaha tenang sambil menjawab:
"Boleh,,,tapi bukan dengan teman lelaki yang belum jelas statusnya,kalaupun keluar dengan lelaki, nanti kalau sudah menjadi suamimu nak.."
Kamu bilang kamu gak ngapa-apain,tapi kamu keluar dengan pakaian yang terbuka auratnya dengan celana ketat seperti itu. Apa lelaki itu tak akan berpikir yang negatif melihat pakaianmu seperti itu."

Anak gadis itu menggelengkan kepalanya sambil menjawab:
"Ayah...aku tidak berbuat apa-apa dengan teman lelaki itu. Aku kenal dia sudah lama,namanya Budi."

Ayah menjawab dengan tegas:
"Lelaki yang baik itu tak akan bawa anak gadis orang keluar malam tanpa pamit pada orang tuanya. Coba kamu pikir dengan baik,jika lelaki itu berani mengajak kamu keluar malam tanpa pamit pada ayah,berartidia juga akan berani mengajak wanita lain keluar malam tanpa kamu tau di hari yang lain."
"Lelaki yang tidak bisa menjaga sikapnya akan membuat wanita yang ada bersamanya berada dalam masalah nak.."
"Kamu berpakaian untuk dia,supaya dia suka melihat kamu.Agar dia merasa bangga bisa mengajak kamu keluar malam dan kamu senang dia memuji kamu berpenampilan cantik."
"Kamu bergaya seperti itu membuat dia merasa senang berjalan dengan kamu. Lelaki yang baik harusnya mengingatkan teman wanitanya bahwa tak baik keluar rumah malam-malam dengan pakaian yang tidak menutup auratnya."

"Pernahkah ayah dan ibumu mengajarkanmu berpakaian seperti sekarang ini nak...?"
"Sejak kamu masuk Universitas cara berpakaian kamu berubah drastis dari yang dulu."

"Ilmu Pengetahuan sebenarnya membuatmu lebih cerdas dan bijak ataukah membuat kamu jadi liar seperti tak pernah di ajarkan sikap yang baik oleh orang tuamu."

Anak gadis itu diam membisu tak menjawab sepatah kata pun...

"Ayah sudah tua,tak gagah lagi seperti dulu."
"Ayah juga bukan orang yang berkuasa."
"Karna itulah mungkin membuat kamu tidak lagi menghormati ayah sebagai orang tuamu."

"Anak ayah yang ayah sayangi.....dengan nada suara sendu ayah berkata...
"Kamu harus ingat nak....
"Syurga itu tidak sepenuhnya bergantung pada ridho suamimu."

"Selama 25 tahun kamu hidup dengan ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu mu tidak ridho dengan hidupmu selama 25 tahun bersama kami,maka syurga juga akan jauh darimu nak...."

"Meskipun suamimu ridho,namun bila ayah dan ibumu tak ridho,maka kamu masih berada di antara syurga dan neraka nak..."

"Jika kamu membuat suamimu menangis bahagia karna sikap baik kamu melayaninya,maka soleh lh kamu sebagai seorang istri."

"Tapi jika kamu membuat ayah dan ibumu menangis karna sikapmu yang tak baik bahkan tidak ada rasa bersalah darimu. Sebenarnya kamu tidak layak masuk ke syurga."

"Buat ayah dan ibumu ridho dan buat suamimu juga ridho,maka syurga itu menanti buatmu nak..."

Anak gadis itupun menangis tersedu-sedu....

Ayahnya berkata:
"Lelaki itu bukan untukmu nak...."
"Ayah tidak akan biarkan anak ayah yang selalu ayah gendong dibahu sewaktu kecil,tangisan dan tawa,susah senang yang kita jalani hingga kamu menjadi seperti ini sekarang."

Anak gadis itu bersuara pelan...
"Tapi dia selalu ada saat aku membutuhkannya ayah..."

Ayah pun menjawab dengan tegas:
"Tidak...Selama ini kamu lemah.."
"Selama ini siapa yang menguatkanmu ketika kamu lemah...Ayah dan ibu kan..."
"Di saat kamu jatuh,ayah dan ibu yang membangunkanmu"
"Di saat kamu lemah,ayah dan ibu yang menguatkanmu."
"Di saat kamu sendiri,ayah dan ibu yang menemanimu."

"Bukan lelaki yang baru kamu kenal 1tahun itu yang membuat kamu kuat dan bertahan hingga sekarang anak ku..."

"Lelaki itu tak pantas untukmu,sadarlah...dan bangkitlah dalam hidupmu..."
"Tuhan hanya memberikan yang terbaik untuk hambanya yang bersyukur dan beriman anakku sayang...

Anak gadis itu pun menangis tersedu sambil memohon maaf pada ayahnya,karna selama ini dia telah jauh berubah menjadi bersikap tidak baik.

Anak gadis itu pu berkata:
"Maafkan anakmu yang tak tau diri ini ayah..."
"Aku berjanji akan memperbaiki semua kekhilafanku ayah..."

Anak gadis itupun menangis sambil memeluk ayahnya yang sudah tua itu dan di kemudian hari dia pun kembali pada sikap baik yang di ajarkan ayah dan ibunya sejak kecil.

Semoga cerita ini bisa membuat kita sadar bahwa selama ini kita telah melupakan kasih sayang ayah dan ibu yg telah merawat kita dari bayi hingga menjadi seorang yang mandiri dan sukses untuk diri kita sendiri.






No comments:

Post a Comment