Translate

Saturday, January 30, 2016

KOIN PENYOK

Seorang laki-laki bernama Haris berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya sedang vailid. Saat menyusuri jalanan sepi,kakinya tersandung sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. "Oh,hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok" kata hatinya.

Meskipun begitu,ia membawa koin itu dan di masukkan ke dalam sakunya. Sambil berjalan tanpa di sadari ia telah sampai di kota dengan suasana ramai orang-orang dengan kesibukannya masing.

Matanya tertuju pada suatu tempat yang di depannya tertulis "Kolektor Koin Kuno". Ia langsung mendatangi tempat itu dan mauk ke dalamnya.

Pemilik Toko : Selamat datang tuan,ada yang bisa saya bantu?

Haris : Saya ingin bertanya,apakah koin seperti ini ada harganya? (sambil mengeluarkan koin yang dia dapatkan di jalan dan menunjukkannya pada pemilik toko).

Pemilik Toko : Dari mana tuan dapatkan koin ini?

Haris : Saya menemukannya saat berjalan ke sini. (jawabnya dengan lugu).

Pemilik Toko : Tuan,koin anda ini adalah koin yang banyak di cari para kolektor koin karna bentuk dan ukirannya yang unik. Jika tuan berkenan menjualnya,saya akan hargai koin ini dengan uang yang cukup banyak.

Haris : Apa iya,koin seperti ini berharga dan laku di jual.(dalam hatinya berkata)
Baiklah,saya akan jual koin ini,berapa harganya?

Pemilik Toko : Koin tuan saya hargai Rp.500.000. Bagaimana tuan?

Haris : Baiklah...

Setelah uang di terimanya,ia pun keluar dari toko dan berjalan menuju arah rumahnya yang berjarak 1 jam bila berjalan kaki.

Dengan hati yang gembira ia berjalan pulang dan melewati peternakan kambing. Tiba-tiba ada yang memanggil namanya. Ia pun menemui orang yang memanggilnya.

Haris : Ada apa tuan?

Peternak : Haris,bisakah kamu bantu saya?

Haris : Apa yang bisa saya bantu tuan?

Peternak : Saya akan menjual salah satu kambing saya,karna saya sedang butuh uang untuk berobat ke rumah sakit. Bisa kah kamu menjualkan kambing saya?

Haris : Berapa harganya tuan?

Peternak : Kambing saya ini biasa di hargai 1jt oleh orang yang biasa membeli dari saya. Tapi karna orang itu tidak bisa saya hubungi makanya saya tawarkan pada kamu 500.000 saja karna saya butuh uangnya cepat.

Haris : Boleh juga (ia berkata dalam hatinya). tanpa berpikir panjang ia langsung mengeluarkan uangnya yang 500.000 dan memberikannya pada peternak kambing itu.

Haris berjalan dan membawa pulang kambing itu,Tapi sampai di perjalanan ada sebuah mobil yang berhenti tiba-tiba di sampingnya dan membuat ia terkejut.

Pengendara Mobil : Tuan,bolehkah kambing tuan saya beli? Kebetulan saya sedang mencari kambing untuk akikah anak saya,tapi saya tak sempat karna kesibukan pekerjaan saya.

Haris : Kambing ini baru saya beli tuan

Pengendara Mobil : Saya harap tuan mingijinkan kambing itu saya beli. Akan saya hargai 2jt bila tuan mengijinkan.

Haris : Baiklah (sambil terpelongo mendengar kambingnya di hargai 2jt)

Setelah kambing itu di bayar 2jt,ia pun kembali berjalan menuju pulang ke rumah tempat ia dan keluarganya tinggal.

Sampai di gerbang desa,ia mengeluaran uangnya dari saku dan menghitungnya lagi untuk memastikan uangnya masih utuh.
Tanpa dia sadari ada seorang naik sepeda motor mendekatinya dan merampas uangnya yang baru ia dapatkan dari menjual kambing. Orang-orang yang ada di sekitarnya melihat dan mendatangi Haris.

Mereka bertanya pada Haris,apa yang terjadi?
Haris menjawab dengan santai "Perampok itu hanya mengambil KOIN PENYOK yang ku temukan tadi pagi".

Bila kita sadari,sebenarnya kita tidak pernah memiliki apapun di dunia ini.
Harta dan Jabatan bisa kita dapatkan dengan mudah,tapi tidak ada yang abadi di dunia ini.
Bersyukurlah atas apa yang kita miliki,karna Tuhan bisa memberikan harta berapapun tapi juga bisa mengambilnya kembali kapanpun. Dan harta itu tidak kita bawa ke dalam kubur.




Tuesday, January 19, 2016

KASIH SAYANG AYAH PADA ANAK GADISNYA

Pada suatu malam seorang ayah sedang menanti anak gadis kesayangannya dengan penuh rasa khawatir di ruang tamu. Seketika terlihat sebuah mobil masuk ke halaman rumah. Tak tau datangnya dari mana.

Ayah berkata pada anak gadisnya :
"Nak,duduk dulu sebentar,ayah mau bicara denganmu".
Anak gadis itu pun dudu di kursi dengan bermalas-malasan.

Ayah:
"Kamu dari mana nak kenapa sampai larut begini baru pulang"

Anak gadis menjawab dengan malas:
"Aku tau ayah pasti akan berceramah...,aku keluar dengan teman"

Ayah:
"Temanmu lelaki atau wanita nak? Jawab dengan jujur"

Anak gadis menjawab:
"Ah...ayah mau tau urusanku saja,...temanku lelaki. Kenapa rupanya?"

Ayahnya menghela napas panjang dengan penuh rasa kecewa

Ayah:
"Ayah tak akan izinkan kamu lagi keluar malam. Tak peduli dengan teman lelaki ataupun wanita.
Ini bukan pertama kalinya kamu keluar malam dan pulang hingga larut malam begini."

Anak gadis itu membentak ayahnya dengan keras:
"Aku keluar rumah bukan apa-apa...Aku cuma keluar untuk makan-makan,belanja di mall dan nonton film di bioskop. Apa itu gak boleh...."

Ayah itu berusaha tenang sambil menjawab:
"Boleh,,,tapi bukan dengan teman lelaki yang belum jelas statusnya,kalaupun keluar dengan lelaki, nanti kalau sudah menjadi suamimu nak.."
Kamu bilang kamu gak ngapa-apain,tapi kamu keluar dengan pakaian yang terbuka auratnya dengan celana ketat seperti itu. Apa lelaki itu tak akan berpikir yang negatif melihat pakaianmu seperti itu."

Anak gadis itu menggelengkan kepalanya sambil menjawab:
"Ayah...aku tidak berbuat apa-apa dengan teman lelaki itu. Aku kenal dia sudah lama,namanya Budi."

Ayah menjawab dengan tegas:
"Lelaki yang baik itu tak akan bawa anak gadis orang keluar malam tanpa pamit pada orang tuanya. Coba kamu pikir dengan baik,jika lelaki itu berani mengajak kamu keluar malam tanpa pamit pada ayah,berartidia juga akan berani mengajak wanita lain keluar malam tanpa kamu tau di hari yang lain."
"Lelaki yang tidak bisa menjaga sikapnya akan membuat wanita yang ada bersamanya berada dalam masalah nak.."
"Kamu berpakaian untuk dia,supaya dia suka melihat kamu.Agar dia merasa bangga bisa mengajak kamu keluar malam dan kamu senang dia memuji kamu berpenampilan cantik."
"Kamu bergaya seperti itu membuat dia merasa senang berjalan dengan kamu. Lelaki yang baik harusnya mengingatkan teman wanitanya bahwa tak baik keluar rumah malam-malam dengan pakaian yang tidak menutup auratnya."

"Pernahkah ayah dan ibumu mengajarkanmu berpakaian seperti sekarang ini nak...?"
"Sejak kamu masuk Universitas cara berpakaian kamu berubah drastis dari yang dulu."

"Ilmu Pengetahuan sebenarnya membuatmu lebih cerdas dan bijak ataukah membuat kamu jadi liar seperti tak pernah di ajarkan sikap yang baik oleh orang tuamu."

Anak gadis itu diam membisu tak menjawab sepatah kata pun...

"Ayah sudah tua,tak gagah lagi seperti dulu."
"Ayah juga bukan orang yang berkuasa."
"Karna itulah mungkin membuat kamu tidak lagi menghormati ayah sebagai orang tuamu."

"Anak ayah yang ayah sayangi.....dengan nada suara sendu ayah berkata...
"Kamu harus ingat nak....
"Syurga itu tidak sepenuhnya bergantung pada ridho suamimu."

"Selama 25 tahun kamu hidup dengan ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu mu tidak ridho dengan hidupmu selama 25 tahun bersama kami,maka syurga juga akan jauh darimu nak...."

"Meskipun suamimu ridho,namun bila ayah dan ibumu tak ridho,maka kamu masih berada di antara syurga dan neraka nak..."

"Jika kamu membuat suamimu menangis bahagia karna sikap baik kamu melayaninya,maka soleh lh kamu sebagai seorang istri."

"Tapi jika kamu membuat ayah dan ibumu menangis karna sikapmu yang tak baik bahkan tidak ada rasa bersalah darimu. Sebenarnya kamu tidak layak masuk ke syurga."

"Buat ayah dan ibumu ridho dan buat suamimu juga ridho,maka syurga itu menanti buatmu nak..."

Anak gadis itupun menangis tersedu-sedu....

Ayahnya berkata:
"Lelaki itu bukan untukmu nak...."
"Ayah tidak akan biarkan anak ayah yang selalu ayah gendong dibahu sewaktu kecil,tangisan dan tawa,susah senang yang kita jalani hingga kamu menjadi seperti ini sekarang."

Anak gadis itu bersuara pelan...
"Tapi dia selalu ada saat aku membutuhkannya ayah..."

Ayah pun menjawab dengan tegas:
"Tidak...Selama ini kamu lemah.."
"Selama ini siapa yang menguatkanmu ketika kamu lemah...Ayah dan ibu kan..."
"Di saat kamu jatuh,ayah dan ibu yang membangunkanmu"
"Di saat kamu lemah,ayah dan ibu yang menguatkanmu."
"Di saat kamu sendiri,ayah dan ibu yang menemanimu."

"Bukan lelaki yang baru kamu kenal 1tahun itu yang membuat kamu kuat dan bertahan hingga sekarang anak ku..."

"Lelaki itu tak pantas untukmu,sadarlah...dan bangkitlah dalam hidupmu..."
"Tuhan hanya memberikan yang terbaik untuk hambanya yang bersyukur dan beriman anakku sayang...

Anak gadis itu pun menangis tersedu sambil memohon maaf pada ayahnya,karna selama ini dia telah jauh berubah menjadi bersikap tidak baik.

Anak gadis itu pu berkata:
"Maafkan anakmu yang tak tau diri ini ayah..."
"Aku berjanji akan memperbaiki semua kekhilafanku ayah..."

Anak gadis itupun menangis sambil memeluk ayahnya yang sudah tua itu dan di kemudian hari dia pun kembali pada sikap baik yang di ajarkan ayah dan ibunya sejak kecil.

Semoga cerita ini bisa membuat kita sadar bahwa selama ini kita telah melupakan kasih sayang ayah dan ibu yg telah merawat kita dari bayi hingga menjadi seorang yang mandiri dan sukses untuk diri kita sendiri.